Motor Baru Honda Besok Dirilis, Misteri Antara Scoopy dan PCX

 

 

Sampai detik ini benar-benar tidak ada sela teka-teki masalah kedatangan produk baru Honda besok. Rahasia masih ditutup meeting. Sebatas undangan rilis serta sesion pengujian yang sampai ke meja redaksi. Tetapi sekurang-kurangnya kami punyai dua perkiraan. Di antara Scoopy atau PCX-lah yang tampil esok.

Kemungkinan paling kuat benar-benar sang skutik entry tingkat. Scoopy tidak berasa telah mencapai umur 3 tahun dari sejak facelift. Waktu koreksi besar berada di formasi roda, dan tambahan tehnologi terbaru serta bentuk lebih fresh.

Permasalahannya tidak cuma umur jadikan bukti Scoopy selekasnya dikoreksi. Rekan sepantarnya telah mendapatkan ubahan terlebih dahulu. Ialah Beat, dan Genio yang menjadi pangkalan tehnologi baris 110 cc Honda. Kemungkinan, bahkan juga nyaris absolut, diaplikasikan juga ke Scoopy baru.

Dalam pengertian masalah penunjang body imutnya. Sampai sekarang ini dia masih menggunakan kerangka pipa, seperti skutik umumnya. Walau sebenarnya Honda telah mempunyai basis eSAF (enhanced Smart Architecture Frame), dengan wujud gepeng serta diklaim lebih bagus. Dari sisi kenyamanan serta kemampuan semakin bagus. Keutamaan kembali, penempatan serangkaian baru sukses jaga berat Beat serta Genio, bahkan juga di angka 89 kg – 90 kg. Singkat.

Komponen ini rasa-rasanya yang nyaris tentu diterapkan. Untuk menyeragamkan perform skutik entry tingkat Honda. Anggapan kami, bila betul terpasang pada Scoopy bisa saja nanti hanya beda berat 1 – 2 kg lebih berat dari Genio serta Beat. Alias masih termasuk enteng.

Tentang hal imbas metodeik dari mode susunan eSAF. Bagasi mungkin naik kemampuannya jadi seputar 16-liter, dari 15,4-liter. Ingat pada Beat berpengaruh demikian. Juga bak bensin, rasa-rasanya akan diperbesar walau dalam hitung-hitungan desimal. Sekurang-kurangnya, jarak tempuhnya dapat lebih panjang.

Tidak kalah penting masalah dapur picu. Jika disebutkan akan tepat Genio serta Beat, nampaknya Scoopy turun kelas. Karena mesin angkatan terbaru saja punyai output semakin besar, formasi silinder berlainan. Sangkaannya, dapur picu eSP punya duet entry tingkat bisa up-grade perform. Entahlah dari lajur gas buang serta injektor. Atau malahan membuat ulangi mesin Scoopy saat ini agar lebih oke sekalian irit bahan bakar.

Feature, ada juga peluang makin bertambah. Saat ini Honda tidak membagi trim tingkat sama sekalipun. Cuman masalah pengemasan. Nanti, bisa jadi ada trim paling tinggi dengan feature keyless. Sebatas info, bawaan landasan Scoopy telah lumayan komplet. Mulai dari kunci remote serta answer back sistem, Idling Setop Sistem, lampu LED projector, socket pengisi daya, sampai rem CBS. Harapan kami, harga variasi terikuth berada di range RP 19,7 juta serta yang tinggi tembus Rp 20 juta.

Dari sisi Scoopy, sebenarnya ada satu figur yang mulai kedaluwarsa. Adalah PCX, si pesaing Yamaha Nmax yang telah terlebih dahulu lakukan peremajaan. Momen awalnya melaju saja telah kalah karisma lebih dulu dari Nmax (2017). Rasa-rasanya kesempatan ini, tidak akan begitu terlambat memburu ketinggalan.

Pasalnya isu tersebar, mesin PCX akan ditukar baru. Serta tidak begitu mengawang-ngawang, sebab ada pangkalan yang pas dicolok ke dalam rencana skutik premium ini. Ialah mesin 150 cc empat katup dari SH150i, mempunyai output lebih baik dari Maxi Yamaha.

Keseluruhan volume silinder bersih bahkan juga semakin besar, 156,9 cc dengan kompresi 12:1. Demikian padat. Catatan pabrik menjelaskan mesin SH mampu melontar tenaga 15,9 Ponsel di 8.500 rpm serta torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Nampaknya, feature kontrol traksi atau Honda mengatakan HSTC pasti akan masuk paket PCX baru. Ditambahkan, up-grade perangkat deselerasi dengan sensor ABS dua saluran.

By Preston

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!