Membaca Dampak Kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS bagi Indonesia

Politikus Partai Demokrat Joe Biden pada akhirnya sukses kumpulkan suara elektoral paling banyak dalam pilpres (Pemilihan presiden) Amerika Serikat. Joe Biden bisa menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46.

 

Kemenangan Joe Biden dalam Pemilihan presiden AS diprediksikan bawa udara segar untuk dunia. Implementasi dari kemenangan Joe Biden akan dirasa Indonesia.

“Indonesia tetap dilihat selaku salah satunya unggulan AS di Asia Tenggara,” kata Guru Besar FISIP Unpad Arry Bainus dalam dialog Satu Jam Terlibat perbincangan Pengetahuan yang diadakan secara virtual pada akhir minggu ini.

Menurut Arry, Joe Biden condong akan jalankan peraturan multilateralisme dengan memercayakan sekutunya di Asia Tenggara dalam bermacam rumor keamanan. Indonesia jadi negara yang dilihat penting untuk bikin teritori Asia Tenggara masih aman, khususnya terkait dengan rumor Laut Cina Selatan.

Indonesia, lanjut Arry, akan berkesempatan merajut kerja sama bilateral dengan AS di bagian pertahanan, seperti stok senjata serta training militer untuk TNI.

“Tetapi bergantung diplomasi yang digerakkan Indonesia,” katanya.

Di bidang ekonomi, Bekas Wakil Presiden Barrack Obama ini akan kembali lagi jalankan peraturan Trans-Pacific Partnership (TPP) selaku usaha untuk menantang kemampuan ekonomi Tiongkok yang bertambah.

Walau bukan sisi dari TPP, Arry memandang Indonesia perlu menimbang kembali lagi faedah TPP untuk ekonomi. Ini karena peraturan Biden yang condong jalankan multilateralisme.

Tidak itu saja, diplomasi ekonomi dengan AS tetap harus dinaikkan walau Indonesia sudah memperoleh surplus dari perdagangan dengan AS. Ini didasari, pasar AS masih jadi yang paling besar di dunia serta AS masih menyaksikan Indonesia khususnya dari bidang migas.

Sesaat di bidang pengajaran, Indonesia punyai kesempatan kerja sama dalam pemberian beasiswa untuk WNI dan kerja sama dalam peningkatan penelitian serta tehnologi. Kesempatan ini didasari atas peraturan imigrasi yang terbuka serta pemberian peluang untuk tenaga pakar dari penjuru dunia untuk meningkatkan talentanya di AS.

Arry menambah, di bidang kesehatan, Indonesia punyai kesempatan dalam kerja sama kesehatan global dengan AS. Diantaranya ialah kerja sama pengendalian Covid-19.

“Indonesia punyai kesempatan untuk penuhi keperluan alat kesehatan serta vaksinasi secara bersama dengan AS,” katanya.

Tetapi menurut Arry, ada sesuatu hal yang penting dicurigai habis dipilihnya Joe Biden selaku presiden ke-46 AS. Di bidang lingkungan, Arry memprediksikan, Indonesia harus waspada dalam lakukan perdagangan kelapa sawit.

“Loyalitas Joe Biden yang akan bawa AS kembali lagi masuk di beberapa rumor global akan condong mengikut Uni Eropa dalam larang perdagangan yang bau “menghancurkan lingkungan”, seperti deforestasi, kebakaran rimba, sampai pembalakan liar,” ucapnya.

Capres tim Demokrat Joe Biden ditegaskan bisa menjadi presiden AS ke-46 habis dapatkan suaranya lampaui 270. Apa yang disebutkan Biden di pidato pertama menangnya?

By Preston

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!