Bebas dari Kasus Gratifikasi, Bupati Bengkalis Tetap Dibui 6 Tahun Penjara

Majelis hakim pengadilan tipikor pekanbaru melepaskan bupati bengkalis non-aktif. Amril mukminin. Dalam kasus gratifikasi rp23.6 miliar lebih dari pebisnis sawit jonny tjoa dan adyanto. Tetapi. Amril masih dipenjara 6 tahun dalam masalah suap project di wilayahnya itu.

 

Menurut majelis hakim yang dipimpin lilin herlina. Suami dari akan calon bupati bengkalis. Kasmarni itu. Bisa dibuktikan dalam tuduhan lain. Yakni. Amril dipandang secara resmi serta memberikan keyakinan terima uang rp5.2 miliar dari pt citra gading asritama (cga).

“tersangka tidak bisa dibuktikan dalam tuduhan ke-2 (gratifikasi). Serta tersangka bisa dibuktikan dalam tuduhan pertama (suap).” kata lilin. Senin petang. 9 november 2020.

Disamping itu. Majelis hakim mengharuskan amril bayar denda rp500 juta. Bila tidak dibayarkan. Amril harus jalani hukuman tambahan enam bulan penjara.

Dalam vonisnya. Majelis hakim memberi pidana tambahan. Politisi golkar bengkalis ini jangan memakai hak politik sepanjang tiga tahun.

Beskal kpk dengar vonis secara virtual ini segera mengatakan banding ke pengadilan tinggi pekanbaru.

“izin yang mulia. Karena tuduhan ke-2 kami dipandang tidak bisa dibuktikan. Karena itu kami segera mengatakan banding.” sebut beskal kpk. Takdir suhan dari jakarta secara daring.

Hakim dalam kasus suap mengatakan amril bisa dibuktikan secara menyalahi pasal 12 huruf a undang-undang (uu) nomor 31 tahun 1999 seperti sudah dirubah dengan nomor 20 tahun 2001 mengenai pembasmian tipikor juncto pasal 64 ayat (1) kuhp.

Awalnya. Amril mukminin sudah kembalikan uang suap rp5.2 miliar dari pt cga pada saat kasus ini masih penyelidikan. Amril akui khilaf sudah terima uang itu. Baik dari pejabat atau pegawai pt cga.

Dalam kasus lain. Kpk menuntut amril mukminin lewat kasmarni sekitar rp23.6 miliar lebih dari jonny serta adyanto. Uang itu diterima oleh kasmarni secara tunai atau lewat transfer atm dalam kurun waktu 6 tahun.

Jonny adalah direktur khusus pt mustika agung sawit sejahtera serta adyanto sebagai direktur serta adyanto sebagai pemilik pt sawit anugrah sejahtera. Dari pebisnis jonny tjoa sebesar rp12.770.330.650 serta dari adyanto sebesar rp10.907.412.755.

Satu video memvisualisasikan beberapa puluh masyarakat protes pengerjaan saluran pernah trending di sosial media. Dalam video itu. Seorang masyarakat menjelaskan peristiwa ini berlangsung di kelurahan tanjung kapal. Kecamatan pulau rupat selatan. Kabupaten bengkalis.

 

 

By Preston

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!